Tingkatkan Kualitas Warna Ikan Koi dengan Cara Ini

By | September 26, 2018

Ikan koi adalah ikan hias yang banyak diminati oleh masyarakat, terutama Jepang. Mereka percaya bahwa ikan ini dapat memberikan manfaat atau kebahagiaan bagi pemiliknya. Namun dalam pemeliharaannya, kualitas ikan koi harus dijaga, seperti kualitas warna ikan koi itu sendiri.
Semakin cerah warna ikan dan pola warna yang sempurna, ikan koi akan laku dengan harga tinggi. Bahkan, dalam kompetisi yang sering diadakan oleh penggemar ikan, itu juga terkait dengan kualitas warna.

Meskipun penelitian tentang nutrisi dan pakan ikan telah dipelajari secara luas, sebagian besar informasi tentang kebutuhan pakan ikan tidak spesifik untuk ikan hias. Ikan hias itu sendiri unik dengan beragam warna dan banyak corak warna. Keberhasilan dalam perdagangan (harga tinggi) sangat tergantung pada kecerahan warna.

Warna adalah salah satu faktor utama yang menentukan harga ikan hias di pasar dunia. Warna kulit adalah salah satu kriteria kualitas paling penting untuk menentukan nilai pasar dari spesies ikan hias bernilai tinggi seperti ikan koi (Cyprinus carpio).

Warna kulit ikan terutama disebabkan oleh adanya pigmen yang mengandung chromatofora seperti melanin, pteridine, purine, dan karotenoid. Warna yang muncul pada ikan hias ini berasal dari pengendapan karotenoid dalam jaringannya. Karotenoid adalah sumber utama pigmentasi pada ikan hias tropis, menghasilkan berbagai warna seperti kuning, merah, dan lainnya.

Bahan-bahan ini umumnya diperoleh melalui organisme yang kaya karoten dalam rantai makanan akuatik. Karotenoid hanya disintesis oleh tanaman, fitoplankton (mikroalga), zooplankton, dan krustasea. Dengan begitu, produktivitas primer di tambak secara langsung memengaruhi pigmentasi kulit ikan karena ketersediaan makanan alami atau hidup untuk sintesis senyawa-senyawa ini.
Karotenoid dan karotenoid kompleks adalah sumber utama pigmentasi kulit dan otot ikan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan warna kulit dan daging dalam budidaya ikan koi, ikan harus mendapatkan kadar karotenoid yang optimal dalam pakan.

Sumber karotenoid alami yang biasa digunakan adalah tepung wortel, sedangkan sumber karotenoid sintetik ditemukan dalam bentuk astaksantin, lucantine merah, lucantine pink, pink carophyl, dan lain-lain. Penambahan bahan alami seperti tepung wortel dan bahan sintetis seperti karofil merah muda dan campuran keduanya dalam pakan untuk meningkatkan kualitas warna pada ikan koi belum banyak diinformasikan.

Pakan dibuat menggunakan bahan baku berupa tepung ikan, tepung kedelai, dedak, tepung, minyak kelapa sawit, minyak ikan, campuran vitamin, campuran mineral, pengikat CMC (Carboxy Methyl Cellulose), dan menambahkan sumber karotenoid dari wortel dan wortel merah muda tepung sesuai dosis yang ditentukan, yaitu 100 mg / kg karoten dalam pakan. Pakan dibuat dalam bentuk pelet.

Campuran bahan karotenoid alami berasal dari tepung wortel dan sintetis dari pink carophyl yang paling ekonomis untuk diaplikasikan pada pakan ikan koi karena tidak berbeda jauh dari penggunaan bahan baku sintetis saja. Kualitas warna kulit ikan koi yang menggunakan campuran tepung wortel dan pink carophyl adalah kuning ke oranye menjadi merah dengan konsentrasi dan kecerahan yang lebih tinggi.

Category: Koi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *