Eceng Gondok Bisa Jadi Alternatif Pakan Ikan

By | August 16, 2018

Apakah anda tahu Salah satu bahan baku lokal yang dapat digunakan untuk pakan ikan alternatif dan sering ditemukan di Indonesia adalah eceng gondok. Eceng gondok air (Eichornia crassipes) adalah tanaman air yang hidup mengambang, ditandai dengan batang daun bengkak sebagai kantung udara.
Daun eceng gondok memiliki bentuk oval bulat dengan ujung meruncing, berwarna hijau dan licin. Rooting tanaman air ini adalah dalam bentuk akar serat. Eceng gondok memiliki bunga berbentuk butir dan ungu.

Selama ini, eceng gondok dikenal sebagai gulma yang menjalar dengan sangat cepat dan mengganggu perairan. Namun di sisi lain, ternyata eceng gondok dapat digunakan sebagai bahan baku pakan ikan.

Dikutip dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, pakan ikan yang terbuat dari eceng gondok memiliki kandungan protein 32% dan konversi pakan menjadi daging yang dihasilkan mencapai 1,6-1,7. Konversi pakan menjadi daging yang dihasilkan adalah hasil murni, tanpa menggunakan aplikasi teknologi lainnya seperti bioflok atau sejenisnya.

Berikut ini adalah tahapan membuat ikan (pelet) menggunakan eceng gondok mentah.

Pengeringan

Eceng gondok dari air dikumpulkan dan dikeringkan agar tidak terlalu basah, kemudian dicincang menjadi potongan-potongan kecil. Kemudian eceng gondok cincang air dikeringkan. Secara tradisional itu dapat dilakukan dengan pengeringan di bawah sinar matahari, sementara metode yang lebih modern dapat dikeringkan menggunakan mesin.

Berlindung

Air eceng gondok yang telah dikeringkan kemudian dibuatkan air eceng gondok. Pembuatan tepung dilakukan dengan mesin penggiling. Eceng gondok air termasuk dalam mesin penggiling dan ditumbuk sampai menjadi butiran tepung halus.

Mencampur formulasi pelet

Tahap selanjutnya adalah mencampur formulasi pelet. Formulasi pakan atau pelet ikan yang terbuat dari eceng gondok (untuk pelet 100 kg) dilaporkan oleh Direktorat Jenderal Budidaya Air terdiri dari tepung eceng gondok (30 kg), ikan rucah / tahu (40 kg), dedak halus (15 kg), tapioka tepung singkong (13 kg), campuran vitamin (1 kg), dan molase / probiotik / minyak ikan (1 kg).
Pencetakan dan pengeringan

Setelah mencampur formulasi pelet, campuran pelet dicetak menggunakan mesin dan dikeringkan. Pengeringan selain mesin juga bisa dilakukan dengan mengeringkan hingga kadar air berkurang. Pelet ikan dari eceng gondok kering dan kering dapat disimpan untuk persediaan pakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *