Coba Budidaya Udang Air Tawar di Akuarium

By | February 5, 2019

Udang air tawar adalah salah satu produk kuliner paling diminati. Konsumsi udang air tawar juga terus meningkat secara signifikan dari waktu ke waktu. Pasar utama untuk udang air tawar adalah pemilik warung, mulai dari warung pinggir jalan sampai restoran bintang lima.
Tingginya permintaan pasar tidak diimbangi dengan jumlah produksi di kalangan petani. Alasan klasik yang paling sering muncul adalah cuaca dan kondisi alam yang tidak mendukung. Oleh karena itu, kadang-kadang dalam setengah periode budidaya gagal bahkan ketika panen produktivitas tidak seperti yang diharapkan.

Untuk itu, berikut ini cara membudidayakan udang air tawar di akuarium dengan hasil yang akan menguntungkan Anda.

Pemilihan benih

Benih yang dipilih adalah benih udang air tawar yang sehat dan tidak terpapar hama dan penyakit, memiliki warna kulit cerah mengkilap, memiliki gerakan aktif dan juga lincah. Ukuran biji dan beratnya seragam, dan biji memiliki ketahanan yang baik saat di jalan. Idealnya, gunakan biji yang memiliki bobot 0,1 gram-0,3 gram.

Makan

Hal yang juga harus diperhatikan adalah pakan. Ini adalah salah satu kunci untuk dapat menghasilkan udang yang berukuran besar dan memiliki nilai jual tinggi. Jenis pakan dan jumlah pakan yang digunakan akan secara langsung mempengaruhi pertumbuhan udang air tawar.

Untuk memudahkan memilih jenis pakan yang tepat, Anda dapat membelinya di toko pakan ikan dan udang. Selain lebih mudah, ini juga terasa lebih praktis.

Tahapan budidaya

Tahapan budidaya dimulai dengan persiapan akuarium, kemudian membersihkan akuarium dari kotoran atau debu. Isi akuarium menggunakan air bersih dan periksa pH air. Idealnya pH akuakultur harus dalam angka 6-7. Kemudian periksa suhu air, idealnya 25-26 derajat Celcius.
Untuk memberikan oksigen di kolam, gunakan pompa atau aerator yang biasa digunakan dalam budidaya ikan hias. Jangan lupa juga memasukkan potongan paralon bersih ke dalam akuarium. Paralon ini nantinya akan digunakan sebagai tempat persembunyian udang.

Biarkan selama beberapa hari, maka benih udang air tawar bisa ditebar di akuarium. Pastikan populasinya sesuai dengan area akuarium, terlalu padat akan menyebabkan stres dan kematian udang.

peduli

Perlu dicatat bahwa saat menyusui Anda tidak boleh membiarkan makanan yang tersisa mencemari akuarium. Anda bisa memberi makan sedikit demi sedikit dan membiarkan udang memakannya sampai habis. Ketika mereka penuh, mereka akan berhenti sendiri.

Perlu juga dicatat tentang kualitas air di akuarium. Terlebih lagi, akuarium memiliki bidang yang sempit sehingga penumpukan kotoran dalam air dapat membawa efek buruk, terutama bagi kesehatan dan perkembangan udang.

Panen

Setelah masa tanam yang panjang, kita bisa mulai panen pada usia 6 bulan. Pemanenan dilakukan dengan mengambil udang air tawar dari akuarium dan menempatkannya di kotak yang sudah disiapkan.

Kemudian, pisahkan udang sesuai ukurannya dan urutkan udang yang tidak layak jual. Diikuti oleh proses pengepakan dan dikirim ke pengumpul atau penerima panen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *